Semalam,hari ni. Betul-betul rasa rindu dengan semua orang. Rindu dengan orang yang dulu sentiasa ada di sisi, dan sekarang jauh di mata. But still dekat di hati. Dulu aku tak fikir sangat pasal ukhwah atau kata mudah, kawan2,family. Sebab diorang selalu ada dekat,waktu tu. And aku pun tak tak tahu apa rasanya bila diorang jauh. Its just true. Ada seseorang malah banyak orang yang dulu kita selalu kepoh-kepoh,sekarang pun kepoh2,tapi masa utk bersama tak lagi banyak macam dulu. Allah susun cantik,sangat cantik. Bila fikir balik aturan Allah, siapa yg Dia hadirkan, siapa yang Dia jadikan kawan,family kita, make me cry. Setiap orang yang hadir dalam hidup aku, even sehari je sempat kenal, there must be reason why Allah make them meet u. Tu buat kita akan lebih hargai setiap orang yang hadir dlm hidup kita. Even kehadiran dia kadang ujian utk kita,atau kegembiraan. Dan mungkin kita takkan jumpa orang tu lagi,lepas ni.
Allah ajar satu-satu. Dan kita hanya akan dapat apa yang Allah nak ajar,kalau kita sungguh-sungguh buat yg terbaik dlm kehidupan,sakit mana pun, walau muka tersembam ke tanah, Allah tetap ada untuk pimpin kita bangun! Kalau la datang ke nihon buat kita jauh dari Allah, percayalah tu bukan sama sekali apa yang Allah nak ajar pada kita. Kalau comfort zone la yang kita harapkan, maka tak la dunia ni kita namakan as medan ujian sebelum akhirat! Set in mind yang manusia akan ada masalah,akan ada ujian dan tempuh ujian tu dengan sihat! Langgar tembok ujian tu,mgkin akan sakit sikit, tapi kita dapat lepas ujian tu, dan terus berjalan menuju Dia! Allahu. Moga perubahan yang ada,yg baik-baik sahaja!!
Setitis pengalaman, sedikit perasaan dan sedikit penulisan. Moga yang baik diambil dan moga Allah permudahkan. oh, lupa. Mungkin juga sedikit luahan?
Wednesday, 30 November 2016
Monday, 14 November 2016
Sepakat
SEPAKAT
"Kita semacam sepakat untuk menyimpan perasaan kita terlebih dahulu tanpa harus membuat kesepakatan. Karena kita tahu dan sama-sama tahu bahwa kita perlu menjaga diri sendiri dalam waktu yang sifatnya berbatas.
Mengapa berbatas? Karena kita tahu bahwa semua ini akan ada akhirnya. Apalah arti satu hari, satu minggu, satu bulan, bila kesabaran itu akan menghadiahi kita kejutan yang tidak terduga. Bahwa kesabaran itu akan memberikan kita kebahagiaan yang lebih panjang usianya. Karena kita tahu, bahwa seperti ini tidak selamanya.
Kita sedang diuji. Diuji dengan sesuatu yang mungkin sedang kita hindari, mungkin juga sesuatu yang paling kita inginkan. Kita diuji tentang sesuatu yang mungkin kita belum siap, padahal urusan kesiapan itu tidak pernah bisa dilihat oleh manusia. Karena kesiapan adalah sebuah pemberian, pemberian dari Tuhan. Bukankah selama ini kita diminta untuk berdoa guna meneguhkan hati? Dan urusan hati itu benar-benar urusan-Nya.
Kita semacam sepakat untuk tidak membicarakan ini secara terang-terangan. Karena kita mengerti, bahwa akan ada waktunya bagi kita untuk berbicara. Duduk bersama dengan kedua orang tua, mengutarakan sesuatu yang selama ini kita terka. Kita tidak sedang menunggu siapa yang memulai, karena itu tugasku.
Mari berdoa, semoga Allah melembutkan hati orang-orang terdekat kita. Semoga Allah memberikan keluasan hati pada diri kita untuk menerima segala bentuk kekurangan dan kelebihan satu sama lain. Karena, masing-masing dari kita dalah ujian. Ujian yang bila kita mampu melewatinya dengan baik, kita akan selamat. Selamat setengah agama kita yang masih kita simpan."
(Kurniawangunadi)
Subscribe to:
Posts (Atom)
Fasa Baru
Huh. Berhabuk blog ni, hehe. Hisashiburini, update blog. Alhamdulillah, selepas hampir tiga bulan, banyak yang perlu settle dan akhirnya...
-
Aku ada walid.😊 Baru lepas cakap telefon dengan walid tadi. Walid selalu buat aku reflex diri, apa aku sedang buat, apa yang aku kena bua...
-
Assalamualaikum,jumaat. Hari ni penghulu segala hari.Alhamdulillah,masih dpt berpeluang merebut ganjaran. Sebenarnya skrg tgah tggu orang,se...
-
Entah.Entah berapa lama lagi kita ingin menyorok dalam lingkup jahiliah ini. Entah.Entah berapa lama lagi kita ingin tenggelam dalam ta...