" Ain okay? " sambil tersenyum dia bertanya.
Mungkin sudah dapat mengagak apa yang bermain di fikiran teman rapatnya itu.
" Dou sureba ii ka. Wakaranai. "
Lost. Ain memandang rakannya. Senyuman tawar mengakhiri jawapannya sebentar tadi.
" Make it simple. Bukan kerja kita. Kan? "
Ain menyambung.
" Kita hanya perlu berusaha. Ada perkara, kita rasa kita dah usaha, tapi tak nampak cahaya. Tak nampak jalan keluar. "
" Tapi. Yang tertinggal itu, mungkin doa. "
Sambil memandang wajah teman rapatnya, lancar dia meluah segala isi hati.
" Ya, yang tertinggal itu doa. "
" Yang salah tu, bila harapan kita pada manusia lebih tinggi berbanding harapan kita pada Dia. "
" Kita punya harapan. Tapi yang mengabulkan harapan itu... "
" Dia. "
Noktah.

No comments:
Post a Comment